Menulis Persamaan Matematika di WordPress
Para praktisi dan akademisi teknik sipil tentu tidak asing dengan persamaan dan simbol matematika yang sehari-hari menjadi santapan, baik di tempat kerja maupun di bangku kuliah. Nah, bagi yang gemar nulis blog seperti juragan — apalagi kalau temanya seputar matematika dan turunannya — tentu butuh cara menampilkan persamaan matematika dengan rapi. Kabar baiknya, di blog ini hal itu sudah didukung lewat LaTeX yang dirender oleh MathJax.
Apa sih LaTeX itu? LaTeX adalah sistem penulisan dokumen yang sangat kuat dalam mengatur simbol dan persamaan matematis — mendekati sempurna. Berbeda dengan MS Word yang WYSIWYG (What You See Is What You Get), LaTeX memakai kode tertentu yang “dikompilasi” menjadi tampilan rumus yang cantik. Untuk berkenalan lebih jauh, paman Google dan tante Wiki sudah menyiapkan segala informasinya. Juragan di sini cuma memperkenalkan secukupnya saja.
Dulu blog ini memakai sintaks lama bawaan WordPress.com. Sekarang, rumus ditulis dengan delimiter standar MathJax. Ada dua macam:
- Inline (rumus menyatu dalam baris teks): apit kode di antara
\(dan\) - Display (rumus tampil di baris tersendiri dan di tengah): apit kode di antara
\[dan\]
Catatan: agar kode di artikel ini tampil apa adanya (tidak ikut dirender), juragan membungkusnya dengan tag <code>. Saat menulis di artikel Anda sendiri, cukup ketik delimiter dan kodenya langsung.
Oke, kita mulai dari yang paling sederhana — teorema Pythagoras:
Kode :
\( a^2 + b^2 = c^2 \)
Hasil : \( a^2 + b^2 = c^2 \)
Coba kode lain, persamaan paling tersohor sejagat:
Kode :
\( E = mc^2 \)
Hasil : \( E = mc^2 \)
Persamaan aljabar sederhana? Bisa:
Kode :
\( a + (b - 0.7) = r \)
Hasil : \( a + (b – 0.7) = r \)
Untuk membuat suatu grup, gunakan kurung kurawal { dan }. Perhatikan bedanya pangkat yang dikelompokkan:
Kode :
\( a^x + y^{z} = {x+y}^k \)
Hasil : \( a^x + y^{z} = {x+y}^k \)
Untuk tanda akar, gunakan \sqrt:
Kode :
\( x = \sqrt{a^2+b^2} + \sqrt{c + \sqrt{d}} \)
Hasil : \( x = \sqrt{a^2+b^2} + \sqrt{c + \sqrt{d}} \)
Untuk pecahan tersusun, gunakan \frac{pembilang}{penyebut}. Karena pecahan enak dilihat sebagai rumus tersendiri, kita pakai delimiter display \[ \]:
Kode :
\[ \frac{1}{3} + \frac{a}{b} \]
Hasil : \[ \frac{1}{3} + \frac{a}{b} \]
Kami kira LaTeX itu menyenangkan. Lain kali kita sambung lagi di bagian kedua. Tapi kalau nggak sabar, silakan manfaatkan kemampuan paman G dan tante W. []
Atlas, Software Gratis Analisis Balok Sederhana & Banyak Tumpuan | Blog DTS
says:[…] gaya geser dan momen juga tidak Menulis ditampilkan nilainya pada grafik. Akan tetapi, jika kita mengarahkan kursor ke grafik gaya geser […]
maulana
says:wah, bener2 membantu ini. terimakasih
dani
says:Tambahan. Untuk pengguna peramban Web Firefox, ada pengaya (dalam hal ini ekstensi) yang bisa dicoba: Latex Composer dan FireMath. Daftar peranti lunak lain ada di situs W3C.
Seandainya saya bisa langganan balasan komentar via surel di sini. 🙂
dani
says:Bisa juga memakai salah satu standar Web dari W3C via doctype sejenis MathML. Berbasis teks, bukan gambar. Entah sejauh mana dukungan tiap mesin blog saat ini.
admin
says:Info yang bermanfaat pak dani. Terima kasih.
Saya langsung cek ke tkp, dan memang doctype ini sepertinya lebih “flexible” karena sudah merupakan standar dari W3C.
Cuman saya belum dapat info apakah bisa diaplikasikan di wordpress, sebab seperti kata pak dani, takutnya mengganggu mesin blog yang digunakan.
Kami sedang mencoba Math di OpenOfficeOrg, dan ternyata lebih “nyaman” dibandingkan Equation-nya MS Office, dan syntaknya tidak terlalu rumit bagi yang sudah familiar dengan LaTeX.
Sekali lagi thanks atas infonya.
Sukses selalu.[]