<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Desain Balok Beton Bertulang (4)	</title>
	<atom:link href="https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/</link>
	<description>Obrolan seputar dunia struktur sipil &#38; geoteknik</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Jun 2026 09:25:34 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.6</generator>
	<item>
		<title>
		By: budi		</title>
		<link>https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/#comment-2309</link>

		<dc:creator><![CDATA[budi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 20:57:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniatekniksipil.wordpress.com/?p=401#comment-2309</guid>

					<description><![CDATA[Thanks sharingnya, Juragan Sipil... Sukses selalu.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks sharingnya, Juragan Sipil&#8230; Sukses selalu.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Solihin		</title>
		<link>https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/#comment-1508</link>

		<dc:creator><![CDATA[Solihin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 17:09:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniatekniksipil.wordpress.com/?p=401#comment-1508</guid>

					<description><![CDATA[Dari beberapa materi yang saya coba baca, ternyata saat kuliah dulu kadang sukar untuk masuk memahami karateristik beton bertulang, tapi setelah sekian lama (± 15 tahun) lepas dari bangku kuliah (lebih banyak bekerja di posisi estimasi bahan / RAB) saat ini ada kerinduan dengan materi materi design beton bertulang. Terima kasih &quot; Juragan &quot; atas sharing ilmunya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari beberapa materi yang saya coba baca, ternyata saat kuliah dulu kadang sukar untuk masuk memahami karateristik beton bertulang, tapi setelah sekian lama (± 15 tahun) lepas dari bangku kuliah (lebih banyak bekerja di posisi estimasi bahan / RAB) saat ini ada kerinduan dengan materi materi design beton bertulang. Terima kasih &#8221; Juragan &#8221; atas sharing ilmunya.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Solihin		</title>
		<link>https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/#comment-1507</link>

		<dc:creator><![CDATA[Solihin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 16:54:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniatekniksipil.wordpress.com/?p=401#comment-1507</guid>

					<description><![CDATA[Terima kasih ilmunya, buat saya seperti pengulangan saat kuliah, tapi kenapa di materi design balok 4 ini kok materinya tidak tampil di layar ya? langsung ke &quot;KOMENTAR&quot; YA ?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih ilmunya, buat saya seperti pengulangan saat kuliah, tapi kenapa di materi design balok 4 ini kok materinya tidak tampil di layar ya? langsung ke &#8220;KOMENTAR&#8221; YA ?</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: AR		</title>
		<link>https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/#comment-1123</link>

		<dc:creator><![CDATA[AR]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2010 13:58:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniatekniksipil.wordpress.com/?p=401#comment-1123</guid>

					<description><![CDATA[Bang juragan, mau nanya nih..
Di komen nomer 1 di atas disebutkan bahwa &quot;jarang memperhitungkan tulangan tekan&quot;, Kalau misalnya saya bisa hitung hanya tulangan tarik saja, untuk tulangan tekan bolehnya diambil seberapa besar? Apakah cukup dengan perhitungan tulangan minimum saja untuk mengisi tulangan tekan yang tidak perlu dihitung tadi?

Mohon tanggapannya, terima kasih :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bang juragan, mau nanya nih..<br />
Di komen nomer 1 di atas disebutkan bahwa &#8220;jarang memperhitungkan tulangan tekan&#8221;, Kalau misalnya saya bisa hitung hanya tulangan tarik saja, untuk tulangan tekan bolehnya diambil seberapa besar? Apakah cukup dengan perhitungan tulangan minimum saja untuk mengisi tulangan tekan yang tidak perlu dihitung tadi?</p>
<p>Mohon tanggapannya, terima kasih 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: admin		</title>
		<link>https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/#comment-664</link>

		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 09:05:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniatekniksipil.wordpress.com/?p=401#comment-664</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/#comment-660&quot;&gt;FFK&lt;/a&gt;.

Terima kasih atas komentarnya.
Memang untuk yang metode iterasi ada sedikit &quot;kejanggalan&quot; waktu kami baca teorinya.
Menurut kami metode persamaan kuadratik yang lebih rasional. Untuk itu kami akan pelajari lagi tentang metode iterasi tersebut.

Mengenai pengaruh tulangan tekan (desak) terhadap Mn, persamaan di atas sekali lagi ada kekeliruan. Seharusnya menghitung Mn adalah hasil kopel antara gaya-gaya T, Cs, dan Cc terhadap garis netral penampang. Jadi, persamaan yang benar adalah
$latex M_n = A_{st}f_y(d-y&#039;) + A_{sc}f_{sc}(y&#039;-d&#039;) + 0.85f&#039;_cab(y&#039;-0.5a) &#038;s=-2 $]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://blog.dtsengineering.co.id/401/desain-balok-beton-bertulang-4/#comment-660">FFK</a>.</p>
<p>Terima kasih atas komentarnya.<br />
Memang untuk yang metode iterasi ada sedikit &#8220;kejanggalan&#8221; waktu kami baca teorinya.<br />
Menurut kami metode persamaan kuadratik yang lebih rasional. Untuk itu kami akan pelajari lagi tentang metode iterasi tersebut.</p>
<p>Mengenai pengaruh tulangan tekan (desak) terhadap Mn, persamaan di atas sekali lagi ada kekeliruan. Seharusnya menghitung Mn adalah hasil kopel antara gaya-gaya T, Cs, dan Cc terhadap garis netral penampang. Jadi, persamaan yang benar adalah<br />
$latex M_n = A_{st}f_y(d-y&#8217;) + A_{sc}f_{sc}(y&#8217;-d&#8217;) + 0.85f&#8217;_cab(y&#8217;-0.5a) &amp;s=-2 $</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Object Caching 0/85 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Minified using Disk
Database Caching 37/49 queries in 0.016 seconds using Disk

Served from: blog.dtsengineering.co.id @ 2026-10-04 21:45:58 by W3 Total Cache
-->